
Ada banyak sekali jenis kain yang bisa Anda manfaatkan untuk membuat pakaian, setiap jenis kain memiliki karakteristik yang berbeda. Sebab itulah, Anda diharuskan untuk mengetahui karakteristik utama kain tersebut sebelum mulai memprosesnya jadi produk siap pakai.
Salah satu jenis kain yang kerap digunakan dalam dunia fashion dan industri adalah kain lemon skin. Namanya, unik bukan? Penasaran dengan bahan kain satu ini? Yuk simak pembahasan lebih lanjutnya berikut dengan kelebihan dan kekurangan bahan lemon skin!
Apa Itu Lemon Skin?
Jika diartikan secara langsung, kain lemon skin adalah kain yang memiliki karakteristik dan tekstur mirip kulit lemon. Teksturnya lembut dan terasa adem etika digunakan. Kain ini memiliki bobot yang ringan, sehingga saat dibuat menjadi pakaian utuh, penggunanya bisa bergerak dengan bebas tanpa harus terbebani dengan bobot pakaian. Proses pencucian kain ini juga mudah dilakukan.
Karakteristik lainnya, kain berbahan lemon skin memiliki tekstur permukaan mirip dengan kulit lemon dengan rongga atau pori-pori yang cukup besar. Rongga inilah yang akan semakin mengoptimalkan sirkulasi udara kain tersebut sehingga pengguna akan selalu merasa adem atau tidak mudah gerah saat memakainya.
Meskipun permukaannya berongga, namun kain ini terasa halus saat diraba. Ia juga tipis, lembut, dan dingin sehingga cocok digunakan di wilayah yang beriklim tropis. Kain berbahan lemon skin juga lebih mudah melar sehingga cocok digunakan untuk Anda yang memiliki tubuh besar.
Baca Juga : Mengenal Bahan Lycra: Jenis hingga Kelebihan dan Kekurangannya
Kelebihan dan Kekurangan Bahan Lemon Skin
Tentunya tak lengkap bukan jika kita tidak membahas kelebihan dan kekurangan yang dimiliki oleh kain satu ini? Karakteristiknya yang adem, berongga, lembut, dan melar seperti yang sudah kita bahas sebelumnya adalah poin plus yang dimiliki oleh kain satu ini.
Selain kelebihan tersebut, kain lemon skin juga tidak menerawang. Jadi, sangat cocok digunakan untuk membuat busana muslimah. Kain ini juga cocok untuk busui dan bumil karena fleksibel dan bisa digunakan untuk menjalankan beragam aktivitas.
Overall, sebenarnya tak ada kekurangan spesifik yang dimiliki oleh jenis kain satu ini. Hanya saja bahan kain lemon skin ini cukup underrated dan tidak terlalu populer di pasaran. Jadi, Anda mungkin akan cukup kesulitan menemukan bahan ini di toko-toko kain kecil. Popularitas kain ini juga masih kalah jika dibandingkan dengan bahan lainnya seperti jersey, polyester, ataupun moscrepe.
Kain ini juga mungkin kurang bisa menyerap keringat dengan baik (tidak sebaik katun), jadi kurang cocok digunakan untuk aktivitas berat yang menguras banyak keringat, misal aktivitas olahraga outdoor. Nah, itulah beberapa kelebihan dan kekurangan bahan lemon skin yang bisa Anda jadikan referensi.
Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Katun Twill yang Perlu Anda Tahu
Kain Lemon Skin Bisa Digunakan Untuk Apa Saja?
Karena karakteristiknya yang lebih ke arah feminim alias “cewek banget”, kain lemon skin ini lebih banyak digunakan untuk pakaian-pakaian muslimah seperti:
- Gamis
- Dress Panjang
- Kulot
- Tunik
- Setelan
- Baju panjang
- Dan lain sebagainya
Untuk bahan yang lebih berkualitas, Anda juga bisa lho memilih bahan lemon skin yang premium.
Kesimpulan
Itulah beberapa pembahasan seputar bahan dan juga kelebihan dan kekurangan bahan lemon skin yang bisa kita bahas kali ini. Intinya, bahan lemon skin adalah bahan pakaian yang berongga dan teksturnya mirip kulit jeruk atau lemon, halus, adem, lembut, melar, dan ringan.

