
Bagi para hijabers, jarum pentul tentunya sudah menjadi salah satu aksesoris yang wajib dimiliki, bukan? Kita tentunya tak dapat menggunakan hijab atau kerudung (non-instan) tanpa jarum pentul ini! Fungsi jarum pentul utama jarum pentul bagi para hijabers adalah untuk menyatukan 2 sisi hijab yang ada di bagian bawah dagu sehingga menyatu dengan kuat.
Selain itu, jarum pentul juga kerap digunakan untuk styling hijab agar tampilannya lebih bervariatif. Agar hasilnya jadi lebih rapi dan kuat, Anda tentunya harus tahu cara memakai jarum pentul yang baik dan benar, bukan? Nah, berikut ini langkah-langkah memakai jarum pentul yang bisa Anda jadikan referensi:
Cara Memakai Jarum Pentul
Cara menggunakan jarum pentul sebenarnya tidak sulit kok, hanya saja memang diperlukan teknik khusus supaya hasilnya lebih rapi dan bagian jarum yang lancip tidak menusuk jari ataupun dagu. Langsung saja, inilah cara memakai jarum pentul:
- Pertama-tama, kamu harus memilih jarum pentul yang bagus agar tidak merusak kain kerudung dan lebih mudah digunakan. Jarum pentul yang bagus tidak harus jarum pentul yang mahal, bagus tidaknya sebuah jarum pentul bisa dilihat dari karakteristik fisiknya. Diantaranya adalah: lurus atau tidak bengkok, bagian ujungnya lancip atau tidak tumpul supaya bisa lebih mudah menembus kain dan tidak merusaknya, tidak berkarat supaya tidak menodai kain kerudung, dan bagian pentul atau bulatan di pangkalnya masih menempel erat.
- Kedua, setelah memilih jarum pentul yang bagus, selanjutnya Anda harus memilihnya berdasarkan ukurannya. Gunakan jarum pentul berukuran sedang untuk bagian bawah dagu. Untuk styling, gunakan jarum pentul dengan ukuran yang lebih kecil. Sementara, jarum pentul berukuran besar bisa kamu gunakan untuk styling yang lebih rumit dan membutuhkan kekuatan yang besar. Misal jika hijab dikreasikan dengan mahkota, rumbai, layering hijab lain, dan sejenisnya.
- Gunakan hijab terlebih dahulu, letakkan di atas kepala dan rapikan, ambil kedua sisi hijab di bagian bawah dagu, tumpuk, kemudian sematkan jarum pentul dengan menusukkannya kedalam, keluar, lalu ke bagian dalam kerudung lagi (mirip teknik tusuk sate usus). Rapikan lagi, ulangi langkah diatas jika dirasa hasilnya kurang rapi.
- Selesai! Cara memakai jarum pentul sangat mudah, bukan?
Baca Juga : Jangan Keliru! Ini Cara Pasang Jarum pada Mesin Jahit yang Benar
Tips Menggunakan Jarum Pentul Bagi Pemula
Salah satu kendala terbesar bagi para hijabers saat mencoba menggunakan jarum pentul untuk pertama kali adalah takut tertusuk ujungnya yang lancip. Sebab itulah, masih banyak yang memilih peniti hijab sebagai alternatif. Sayangnya, dibandingkan dengan jarum pentul, peniti ini jauh lebih mudah terbuka sehingga hijab bisa lepas sewaktu-waktu alias tak sekuat penggunaan jarum pentul.
Saat baru pertama kali mencobanya, coba duduk didepan cermin sehingga Anda bisa melihat proses penggunaan jarum pentul tersebut. Tusukkan jarum pentul dengan hati-hati pada kerudung, beri jarak di bagian dagunya supaya jarum pentul tersebut tidak terasa mencekik karena terlalu kuat.
Hati-hati, jangan sampai kamu menusuk bagian dagu atau jari tanganmu ya. Untuk percobaan pertama, hasilnya mungkin kurang rapi dan kurang memuaskan. Kamu perlu melatih skill cara memakai jarum pentul ini berulang kali sampai benar-benar terbiasa.
Baca Juga : Apa itu Kain Dryfit Jarum? Ini penjelasannya
Kesimpulan
Jarum pentul adalah salah satu aksesoris hijab yang sangat penting. Jarum pentul ini banyak digunakan dalam industri fashion/busana, konveksi, dan sejenisnya. Cara memakai jarum pentul untuk hijab sangat mudah, Anda hanya perlu menyematkannya di bawah dagu.



