Opens in a new tab
Download Daftar Harga
Disini!

Kenapa Jaket Parasut Berbunyi Kresek? Ini Penyebabnya

Last Update: 30/07/2026
Bagikan

Rapat penting, ruang kelas yang sunyi, atau bioskop yang gelap — lalu setiap gerakan tangan memicu bunyi kresek dari jaket yang dipakai. Bukan cuma mengganggu orang sekitar, suara itu juga bikin pemakainya sendiri jadi tidak nyaman bergerak bebas.

Bunyi kresek pada jaket parasut bukan cacat produksi — itu memang karakter bawaan dari jenis coating tertentu. Tapi bukan berarti semua kain parasut berbunyi sama kerasnya. Ada yang memang didesain jauh lebih senyap.

Sumber Bunyi: Lapisan Coating di Baliknya

Ilustrasi kain parasut paratex tampak dari dekat

Kain parasut yang benar-benar polos tanpa lapisan apa pun jarang dipakai untuk jaket, karena tidak tahan air sama sekali. Supaya tahan air, permukaan belakang kain dilapisi coating — biasanya dari bahan seperti latex atau polyurethane. Lapisan inilah yang jadi sumber bunyi.

Saat kain bergerak dan bergesekan dengan dirinya sendiri atau dengan badan pemakai, lapisan coating yang keras dan sedikit kaku itu menghasilkan gesekan yang terdengar sebagai bunyi kresek. Semakin tebal dan keras lapisannya, semakin nyaring bunyinya.

Fenomena ini sebenarnya sama seperti membandingkan plastik kresek tipis dengan plastik kemasan yang lebih tebal — keduanya sama-sama plastik, tapi yang lebih tebal dan kaku menghasilkan bunyi yang jauh lebih nyaring saat diremas atau digesek. Prinsip serupa berlaku pada lapisan coating di kain parasut.

Kenapa Sebagian Jaket Parasut Lebih Berisik dari yang Lain

Bukan soal merek atau harga — tingkat kebisingan ditentukan langsung oleh jenis dan ketebalan coating yang dipakai. Semakin tebal coating untuk proteksi air maksimal, biasanya semakin kaku permukaannya, dan semakin nyaring bunyi yang dihasilkan.

Di sinilah trade-off yang perlu dipahami: proteksi air maksimal dan kesenyapan maksimal jarang bisa didapat sekaligus dari kain yang sama. Yang bisa dilakukan adalah memilih titik seimbang sesuai kebutuhan — proteksi tinggi dengan sedikit bunyi, atau senyap dengan proteksi sedang.

Bukan berarti kain yang lebih senyap otomatis kalah kualitas. Paratex Nano misalnya, meski tidak memakai coating tebal, tetap punya water repellent yang cukup untuk gerimis dan cipratan ringan — cocok untuk pemakaian harian yang tidak selalu menghadapi hujan deras.

Peta Kebisingan Kain Parasut Weva

Dari paling berbunyi sampai paling senyap, berdasarkan jenis coating masing-masing varian:

VarianJenis coatingTingkat bunyiProteksi air
Galetex CoatingLatex tebal (Stormguard)Paling berbunyiWaterproof 100%
Galetex CarbonSemi doffSedangWater repellent kuat
Galetex LiteTanpa coatingSenyapEkonomis, water repellent ringan
Paratex NanoMicro, permukaan halusPaling senyapWater repellent

Paratex Nano jadi yang paling tenang karena sama sekali tidak memakai coating tebal — permukaannya halus menyerupai katun, hasil dari serat micro yang lebih tipis, bukan dari lapisan pelindung tambahan. Ini yang membuatnya cocok untuk jaket yang dipakai di ruang tenang seperti kantor atau kelas.

📖 Detail lengkap Paratex dan keluarga micro: Bahan Micro: Jenis, Karakteristik, dan Beda dengan Taslan

📖 Kenali semua varian Galetex: Galetex: Kain Taslan Premium dengan 6 Varian Lengkap

📖 Detail Galetex Coating: Galetex Coating: Kain Taslan Anti Air dengan 5 Keunggulan

Faktor Lain yang Ikut Mempengaruhi Bunyi

Coating memang faktor utama, tapi bukan satu-satunya. Beberapa hal lain juga ikut menentukan seberapa berisik jaket parasut terdengar saat dipakai.

Lapisan furing di bagian dalam

Jaket dengan furing yang juga bertekstur licin bisa menambah bunyi gesekan, karena dua lapisan licin yang bergesekan menghasilkan suara lebih dari satu lapisan saja. Furing berbahan lembut seperti katun tipis membantu meredam bunyi tambahan ini.

Potongan dan jumlah jahitan

Jaket dengan potongan lebih longgar cenderung menghasilkan lebih banyak gesekan kain saat bergerak dibanding potongan yang pas badan. Jumlah lipatan kain yang saling bergesekan juga ikut menentukan volume bunyi yang dihasilkan.

Usia pemakaian

Menariknya, jaket parasut yang sudah lama dipakai dan dicuci berkali-kali biasanya sedikit lebih senyap dibanding saat baru. Lapisan coating yang sudah sedikit aus karena pemakaian jadi tidak sekaku waktu masih baru — meski ini juga berarti proteksi airnya ikut berkurang.

Cara Memilih Berdasarkan Kebutuhan

KebutuhanRekomendasiAlasan
Jaket kantor, kelas, ruang tenangParatex NanoPaling senyap, tetap water repellent
Jaket harian dengan sedikit proteksiGaletex LiteTanpa coating, ekonomis, cukup senyap
Proteksi air kuat, bunyi masih ditoleransiGaletex CarbonSemi doff, seimbang antara senyap dan tahan air
Hujan deras, proteksi jadi prioritas utamaGaletex CoatingWaterproof 100%, bunyi bukan pertimbangan utama

Cara Sederhana Menguji Tingkat Bunyi Sebelum Produksi

  1. Remas kain di tangan dan dengarkan. Kain dengan coating tebal akan menghasilkan bunyi jelas saat diremas, sementara kain tanpa coating atau micro nyaris tidak bersuara.
  2. Gesekkan dua lapis kain yang sama. Ini mensimulasikan gesekan antara lengan dan badan jaket saat dipakai bergerak — cara paling akurat menguji bunyi sesungguhnya.
  3. Minta sample dalam ukuran cukup besar. Potongan kecil kadang tidak cukup representatif untuk menguji bunyi, karena gesekan pada jaket sungguhan melibatkan permukaan yang lebih luas.
  4. Uji di ruangan yang benar-benar sunyi. Bunyi kresek yang terasa jelas di ruangan tenang bisa jadi nyaris tidak terdengar di tempat yang ramai. Uji di kondisi paling sunyi supaya hasilnya representatif untuk skenario terburuk.
  5. Bandingkan langsung beberapa varian sekaligus. Kalau memungkinkan, minta sample dari beberapa varian sekaligus untuk dibandingkan berdampingan — telinga jauh lebih peka membedakan tingkat bunyi secara relatif dibanding menilai satu kain saja tanpa pembanding.

Untuk konveksi yang menjual jaket ke konsumen akhir, kesenyapan kain bisa jadi nilai jual yang jarang disebutkan kompetitor. Banyak brand fokus promosi ke desain dan warna, padahal pembeli yang pernah kecewa dengan jaket berisik biasanya sangat menghargai informasi soal tingkat kebisingan sebelum membeli — terutama pembeli yang butuh jaket untuk dipakai kerja di kantor atau bepergian dengan transportasi umum yang ramai.

Skenario Pemakaian yang Paling Terpengaruh Bunyi

Tidak semua pemakai jaket sama-sama terganggu dengan bunyi kresek. Beberapa skenario pemakaian jauh lebih sensitif terhadap masalah ini dibanding yang lain.

Karyawan kantor yang memakai jaket parasut di ruang meeting atau open space perlu mempertimbangkan kesenyapan sebagai prioritas, karena bunyi yang berulang setiap kali bergerak bisa mengganggu konsentrasi orang di sekitarnya. Untuk kebutuhan ini, Paratex Nano jelas lebih unggul dibanding varian coating tebal.

Sebaliknya, untuk jaket lapangan yang dipakai di area terbuka dan berisik — konstruksi, area outdoor, atau aktivitas dengan suara latar yang sudah ramai — tingkat bunyi kain jadi jauh kurang relevan dibanding proteksi air dan ketahanannya. Di sini Galetex Coating atau Carbon tetap jadi pilihan yang lebih masuk akal.

Brand fashion yang menjual jaket parasut ke konsumen umum juga perlu mempertimbangkan segmen pembelinya. Pembeli yang sering naik transportasi umum atau bekerja di kantor cenderung lebih menghargai kesenyapan, sementara pembeli yang aktif di kegiatan outdoor lebih fokus ke faktor proteksi.

Order Kain Parasut Senyap

Weva Textile menyediakan Paratex Nano dan Galetex Lite untuk kebutuhan jaket yang lebih senyap, serta Galetex Coating dan Carbon untuk yang mengutamakan proteksi air.

Juragan bisa konsultasi kebutuhan proteksi air dan tingkat kesenyapan yang diinginkan, tim kami bantu rekomendasikan varian yang paling seimbang. Juragan bisa minta sample untuk menguji langsung tingkat bunyinya, sebelum order dalam jumlah besar.