Opens in a new tab
Download Daftar Harga
Disini!

Mengenal bahan baju spandek, kelebihan, kekurangan, dan jenis-jenisnya

Last Update: 13/10/2025
Bagikan

foto: pexels.com

Ketika berolahraga akan ada banyak gerakan yang kamu lakukan. Semua gerakan ini akan lebih nyaman dilakukan jika menggunakan pakaian yang memang dikhususkan untuk berolahraga. Baju olahraga biasanya dirancang khusus dan menggunakan bahan kain yang cenderung fleksibel seperti bahan spandek.

Bahan baju spandek ini sering digunakan menjadi baju olahraga karena sifatnya yang elastis, nyaman dikenakan, dan mudah menyesuaikan bentuk tubuh pemakainya. Selain jadi baju olahraga, bahan kain spandek juga kerap diolah menjadi legging, pakaian renang, gamis, dan bahkan hijab instan.

Sebagai salah satu jenis kain yang banyak digunakan dalam industri garmen, bahan baju spandek memiliki karakteristik unik dibanding bahan baju lain. Spandek merupakan jenis kain yang dibuat dari polimer sintetis seperti nilon dan polyester. Dalam pembuatannya, serat spandek harus dikombinasikan dengan serat lain seperti katun dan rayon agar bisa menjadi sebuah kain yang utuh.

Kombinasi ini yang membuat bahan spandek memiliki karakteristik unik. Selain itu, serat sintetis pada kain spandek juga membuatnya cenderung bersifat elastis, ringan, dan sangat kuat. Menariknya lagi, bahan spandek juga dipasarkan dengan harga terjangkau.

Untuk mengenal lebih dalam soal bahan baju spandek, yuk simak penjelasannya di bawah ini!

Ciri khas bahan baju spandek

foto: pexels.com

Kain spandek mempunyai ciri khas yang membedakannya dengan jenis kain lain. Ciri khas ini juga akan memudahkanmu untuk mengenali dan menemukan kain spandek yang berkualitas. Berikut beberapa ciri khas bahan baju spandek:

– Bahan spandek tersedia dalam dua ketebalan, yaitu tebal dan tipis. Namun meski tipis, kain spandek cenderung tetap lebih kuat dan awet jika dibandingkan dengan kain katun.

– Punya kemampuan mempertahankan bentuk atau ukuran aslinya, sehingga tidak cepat rusak jika direnggangkan.

– Teksturnya cenderung licin dan memiliki sifat elastis yang memberi ruang gerak bebas bagi penggunanya.

– Kain spandek dengan kandungan polyurethane yang tinggi akan terasa ketat dan agak panas saat dipakai.

– Bahan baju spandek akan menempel pada tubuh sehingga dapat beradaptasi dengan lekuk tubuh penggunanya.

Baca Juga : Perbedaan Bahan Jersey dan Spandek

Kelebihan dan kekurangan bahan baju spandek

foto: pexels.com

Sama seperti bahan kain lainnya, spandek juga memiliki kelebihan dan kekurangan. Di antaranya seperti.

Kelebihan

– Kain spandek kebanyakan bersifat halus, lembut, dan memiliki daya elastisitas tinggi yang dapat mengikuti bentuk tubuh pemakainya.

– Pengguna bahan baju spandek bisa bergerak bebas secara aktif karena sifat kain yang ringan dan dapat merenggang hingga 5 kali dari ukuran aslinya.

– Perawatan kain spandek mudah dilakukan karena termasuk bahan yang tidak gampang berkerut. Tekstur kainnya yang cenderung licin membuat kain spandek bisa langsung disimpan tanpa harus disetrika setelah dicuci dan dikeringkan.

– Ketahanan warna pada kain spandek lebih tinggi dibanding jenis kain lain sehingga tidak akan cepat pudar.

– Kain spandek termasuk bahan yang tidak mudah rusak dan tahan terhadap beberapa bahan yang bisa merusak kain seperti asam, alkali, keringat, air laut, dan lotion untuk menggelapkan kulit.

– Bahan spandek juga tahan terhadap sinar ultraviolet dan minyak dari kulit.

– Bahan baju spandek memiliki beragam jenis varian dengan berbagai karakteristik yang bisa menyesuaikan kebutuhan pemakai.

Kekurangan

– Kain spandek termasuk bahan yang cukup sensitif terhadap panas. Untuk itu, hindari bahan baju spandek terkena suhu panas, seperti air panas dan mesin pengering agar tidak merusak kain.

– Kebanyakan kain spandek tidak mempunyai kemampuan daya serap yang bagus. Hal ini akan berpotensi menimbulkan bau tidak sedap dari keringat yang terjebak. Biasanya, semakin banyak kadar serat spandek yang digunakan pada pakaian, maka akan semakin sulit untuk menyerap keringat.

– Sifatnya yang elastis, membuat kain spandek akan menonjolkan bentuk tubuh pemakainya ketika digunakan.

Jenis-jenis bahan baju spandek

foto: pexels.com

Ada beberapa jenis bahan baju spandek yang sering digunakan pada aktivitas sehari-hari, di antaranya:

1. Spandek katun

Spandek katun atau cotton spandex merupakan bahan kain yang terbuat dari perpaduan serat spandek dengan benang katun atau kapas polyurethane. Bahan baju spandek jenis ini memiliki karakteristik kain yang elastis, cenderung lebih kuat, dan tahan lama dibanding jenis kain katun lain.

2. Spandek rayon

Sesuai namanya, bahan baju spandek jenis ini menggabungkan serat spandek dan rayon. Perpaduan ini menghasilkan jenis kain yang adem dikenakan, lembut, lebih fleksibel atau lebih melar, dan mudah menyerap keringat.

3. Spandek semi rayon

Spandek semi rayon memiliki sifat dan karakteristik yang serupa dengan bahan baju spandek rayon. Kedua jenis kain ini sama-sama halus, lembut, nyaman dipakai, dingin, dan mudah menyerap keringat. Perbedaannya hanya terletak pada jumlah campuran serat spandek yang lebih banyak dibanding spandek rayon.

4. Spandek jersey.

Spandek jersey kerap digunakan sebagai bahan baju harian. Bukan tanpa alasan, karena bahan baju spandek ini terbuat dari gabungan 3 bahan yang memiliki kelebihan masing-masing. Seperti benang spandek yang memiliki tingkat kelenturan tinggi, lalu serat rayon yang mampu menyerap panas dengan baik, dan benang serat bambu yang ringan.

foto: pexels.com

5. Spandek nilon

Bahan baju spandek nilon mempunyai karakteristik kain yang sangat ringan, elastis, lembut, dan nyaman dipakai. Berkat karakteristiknya, bahan spandek nilon biasanya dimanfaatkan sebagai pakaian seragam atau atribut olahraga seperti baju renang dan baju atlet. Selain itu, bahan baju spandek nilon juga biasa digunakan menjadi baju yang cenderung ketat seperti tank top, bra, dan celana.

Baca Juga : Spandex Balon vs Biasa: Apa Saja Bedanya?

6. Spandek PE (polyester)

Penampilan bahan baju spandek PE atau polyester sekilas akan terlihat mirip seperti bahan kaus. Namun bedanya, bahan spandek polyester ketebalannya lebih tipis dibanding kain kaus. Bukan hanya itu, bahan baju spandek yang terbuat dari bahan utama polyester ini harganya juga relatif lebih murah.

7. Spandek sutra

Spandek sutra atau biasa disebut silk spandex juga mengandalkan benang polyester sebagai bahan dasarnya. Benang polyester itu kemudian dipadukan dengan campuran serat spandek. Kombinasi ini menghasilkan bahan baju spandek yang dapat meregang dengan sangat baik, sangat lentur, agak mengkilap, ringan, dan mudah melepas panas.

8. Spandek denim

Jegging atau jeans legging merupakan salah satu produk fashion yang menggunakan bahan spandek denim. Bahan baju spandek ini memang menggabungkan bahan denim dengan spandek dalam proses pembuatannya. Untuk itu, bahan ini memiliki tampilan seperti denim namun dengan sifat kain yang elastis layaknya bahan spandek.

Weva Textile — Rajanya Kain Jersey Termurah, Lengkap, dan Berkualitas!

Weva Textile hadir sebagai supplier terpercaya dengan harga termurah tanpa kompromi soal mutu.
Diproduksi langsung dari pabrik berpengalaman, setiap meter kain kami melewati proses kontrol ketat agar hasilnya maksimal.