Untuk outer yang terkesan formal, jas dan blazer tentu jadi pilihan yang tepat. Lalu, apa perbedaan antara jas dan blazer? Keduanya mungkin terlihat sama, namun ternyata berbeda. Keduanya sama-sama terbuat dari bahan yang tebal, untuk jas material yang digunakan biasanya terbuat dari wol. Dibandingkan blazer, jas memang cenderung lebih mahal dan lebih kaku.

Nah, berikut ini ada beberapa perbedaan lebih lanjut antara jas dan blazer dan rekomendasi pilihan gaya yang tepat untuk Anda!
Perbedaan Jas dan Blazer
1. Dari Segi Bahan
Jika diraba dengan lebih teliti, jas memiliki tekstur bahan/material yang lebih mahal dan kaku. Sementara itu, blazer cenderung lebih lembut dan tipis. Jika jas terbuat dari wol, maka untuk bahan blazer sendiri lebih fleksibel dan tidak ada bahan khusus. Namun, biasanya material utama pembuat blazer adalah beludru, katun, dan polyester.
2. Dari Segi Warna dan Model
Begitu pula dengan pilihan warna, warna bahan untuk jas cenderung netral dan gelap (contoh putih dan hitam). Blazer sendiri tidak punya aturan warna khusus, sehingga bisa dikreasikan sesuai dengan setelan outfitmu. Ciri khas warna yang digunakan untuk jas cenderung ke warna basic dan netral. Mayoritasnya pun terlihat polos dan tanpa motif.
Kalau Anda lebih suka pakai outer semi formal yang warnanya lebih variatif, maka blazer lebih unggul. Blazer kerap hadir dalam berbagai variasi warna mulai dari cerah hingga gelap dan berbagai pilihan motif (kotak-kotak, garis, dan sejenisnya).
3. Dari Segi Jahitan
Perbedaan jas dan blazer kedua adalah dari segi jahitannya, jahitan jas biasanya dibuat lapis 3 dengan tambahan furing di seluruh bagian area tubuh dan lengan bagian dalam. Mesin jahit yang digunakan untuk membuat jas juga merupakan mesin jahit tradisional, bukan mesin jahit industri biasa.
Hal ini tentunya sangat berbeda dengan blazer dimana blazer dapat dibuat menggunakan mesin jahit industri biasa, jahitannya hanya 1 lapis, serta tak memiliki tambahan furing di bagian dalam. Jas biasanya dibuat oleh tailor atau penjahit khusus jas, sementara blazer lebih fleksibel dan bisa dibuat baik oleh tailor atau industri konveksi (dalam skala besar).
4. Sambungan Lengan
Untuk lengan dari jas sendiri memiliki 2 garis sambungan pada sisi luar dan dalamnya. Biasanya jas juga menggunakan kancing manset di sisi ujung lengannya, berbeda dengan blazer yang lebih fleksibel (bisa ditambah atau tidak). Sambungan lengan yang ada di blazer sendiri hanya 1 (di bagian dalam) layaknya kemeja pada umumnya.
5. Pasangan (Bawahan)
Perbedaan jas dan blazer selanjutnya bisa ditilik dari penggunaan pasangan (bawahan). Jas dapat dibuat sepasang (atasan dan bawahan), jas sepasang ini biasanya disebut dengan suit. Suit kerap digunakan dalam acara-acara formal yang mengharuskan seseorang tampil professional dan rapi.
Sedangkan blazer umumnya hanya berupa atasan, ia dapat dipadukan dengan berbagai jenis bawahan. Mulai dari jeans, celana kain, rok, dan sejenisnya.
Nah, itulah beberapa perbedaan jas dan blazer yang bisa kamu jadikan referensi untuk membedakan kedua jenis pakaian tersebut.
Jas vs Blazer
Lalu, diantara blazer dan jas mana nih pakaian yang paling tepat untuk Anda? Keduanya sama-sama bagus kok, Anda bisa menyesuaikannya dengan preferensi pribadi dan acara yang akan dihadiri.
Jas lebih cocok digunakan untuk acara formal mulai dari meeting bersama klien, kerja, acara pernikahan, dan acara formal lainnya. Sementara blazer lebih fleksibel, dapat digunakan pada acara-acara semi formal. Anda juga bisa menggunakan blazer sebagai outer pemanis untuk melengkapi gaya berpakaian!



