Kain mori dan kain kafan seringkali dianggap sama oleh sebagian orang. Padahal sebenarnya dua jenis kain ini memiliki perbedaan yang sangat berarti. Oleh karena itu, pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai kain mori dan perbedaannya dengan kain kafan. Yuk, simak penjelasannya!
Pengertian Kain Mori
Kain mori merupakan jenis kain yang terbuat dari serat sutra atau kapas. Kain ini umumnya halus dan tipis dengan kepadatan yang cukup rapat. Biasanya, kain mori digunakan untuk membuat pakaian seperti baju, blouse, atau pun dress. Kain mori sendiri berasal dari bahasa Jepang, yang artinya adalah “kain tenun”. Karena sangat lembut di kulit, pakaian yang terbuat dari bahan mori akan sangat nyaman dipakai.

sumber: blibli
Baca Juga : Apa Itu Kain Mori? Simak Penjelasan Lengkapnya Disini
Pengertian Kain Kafan
Kain kafan, seperti namanya, merupakan jenis kain yang digunakan untuk menghampar jenazah. Kain ini biasanya terbuat dari kapas atau katun, dengan kepadatan yang cukup rapat. Pilihan warnanya pun umumnya terbatas pada warna putih saja. Selain itu, kain kafan sering digunakan untuk memberikan kenyamanan bagi jenazah, sebelum dikuburkan.

sumber: tempo
Baca Juga : Jenis-jenis Kain Satin dan Aplikasinya dalam Industri Tekstil
Perbedaan Antara Kain Mori dan Kain Kafan
Tentunya, perbedaan yang paling mencolok antara kain mori dan kain kafan adalah fungsinya. Kain mori digunakan sebagai bahan pakaian untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari, sementara kain kafan digunakan dalam acara pemakaman. Selain itu, kain mori umumnya memiliki bermacam pilihan warna dan motif, sedangkan kain kafan umumnya hanya tersedia dalam warna putih.
Selain itu, dari segi bahan, kain mori umumnya terbuat dari serat sutra atau kapas yang sangat lembut dan nyaman di kulit, sedangkan kain kafan umumnya terbuat dari kapas atau katun yang lebih kasar. Kain kafan juga memiliki kepadatan yang lebih rapat dibandingkan dengan kain mori.
Cara Merawat Kain Mori dan Kain Kafan
Agar awet dan tetap terlihat cantik, baik kain mori maupun kain kafan membutuhkan perawatan khusus. Kain mori sebaiknya dicuci dengan air dingin dan deterjen yang lembut, sementara kain kafan sebaiknya dicuci dengan air hangat atau bahkan air panas. Kain kafan juga sebaiknya tidak dicuci bersama bahan pakaian lain, karena dapat menyebabkan pengelupasan serat.
Kesimpulan
Setelah membaca artikel ini, sekarang Anda sudah mengetahui perbedaan antara kain mori dan kain kafan, bukan? Mengetahui perbedaan antara kain mori dan kain kafan dapat membantu Anda dalam memilih bahan pakaian yang sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa rajin dalam merawat kain mori atau kain kafan agar tetap tahan lama dan terlihat cantik. Semoga artikel ini bermanfaat bagi Anda.



