Opens in a new tab
Download Daftar Harga
Disini!

Punya Kain Beludru? Ini Cara Merawatnya dengan Benar

Last Update: 22/09/2026
Bagikan

Cara Merawat Kain Beludru

Sumber Gambar

 

Setiap jenis kain pastinya memiliki karakteristik yang berbeda-beda, sebab itulah diperlukan penanganan khusus supaya kain tersebut tetap awet dan terjaga keindahannya. Hal tersebut juga berlaku untuk kain beludru. Kain berbulu halus yang terbuat dari serat sutra atau serat sintetis ini butuh penanganan khusus lho. Nah, jika Anda memiliki pakaian berbahan beludru yuk simak cara merawat kain beludru pada ulasan di bawah ini!

Cara Merawat Kain Beludru

1. Kenali Jenis Kain Beludru Tersebut

Kain beludru terbagi menjadi beberapa jenis tergantung pada bahan yang digunakan, dan setiap jenis kain beludru punya cara perawatan yang berbeda-beda. Jadi, Anda harus memahami jenis kain beludru pada pakaian terlebih dahulu sebelum mencuci dan menyetrikanya.

Cara termudah untuk melihat cara perawatan pakaian adalah dengan memeriksa label di bagian dalam leher. Label tersebut akan jadi petunjuk tentang langkah-langkah perawatan yang tepat dan kadangkala juga mencantumkan jenis dari kain beludru itu sendiri.

Selain itu, Anda juga bisa melihat karakteristik kain itu. Biasanya, kain beludru mahal yang terbuat dari benang sutra asli akan memiliki spektrum mewah yang mendominasi. Jenis kain ini biasanya butuh penanganan khusus dari ahlinya yakni pembersih profesional.

Sementara, kain beludru yang harganya tak terlalu mahal dan terbuat dari serat sintetis seperti beludru jenis velveteen biasanya lebih mudah dirawat. Velveteen sendiri adalah jenis kain beludru yang terbuat dari campuran serat cotton dan polyester sehingga bisa dicuci menggunakan mesin ataupun manual dengan tangan.

2. Perhatikan Teknik Cucinya

Cara merawat kain beludru yang kedua adalah dengan memperhatikan teknik mencucinya. Untuk pencucian dengan tangan, pastikan Anda melarutkan deterjen ke dalam air terlebih dahulu dan jangan tuangkan detergennya secara langsung pada kain.

Pastikan juga detergen yang digunakan adalah deterjen khusus dengan sifat lembut. Untuk pencucian dengan mesin cuci, pastikan Anda menyetelnya dengan putaran terkecil dan menggunakan air dingin ya.

3. Gunakan Pembersih Alami Jika Kesulitan Menemukan Detergen yang Lembut

Sesuai dengan rekomendasi diatas, gunakan deterjen yang sifat bahannya lembut. Deterjen dengan kandungan bahan kimia keras akan merusak tekstur kain beludrunya. Jika tak bisa menemukannya, cobalah menggunakan bahan alami dengan mencampurkan air perasan lemon dan baking soda. Campuran kedua bahan ini cukup efektif untuk menghilangkan noda yang membandel. Jika belum yakin, lakukan uji coba pada kain beludru lainnya yang tak terpakai.

4. Gunakan Steamer

Cara merawat kain beludru yang keempat adalah dengan menggunakan steamer untuk mengeringkan kain beludru yang habis dicuci. Selain membuat kain lebih nyaman ketika digunakan, steamer juga tak akan merusak tekstur kain. Oh iya, karena kain beludru ini tidak direkomendasikan disetrika karena akan merusak permukaannya, maka steamer adalah opsi terbaik untuk menghaluskan permukaannya.

Jika tak memiliki steamer, Anda bisa mengeringkannya dengan cara mengangin-anginkannya di tempat yang teduh, namun waktu keringnya lama. Jangan langsung dijemur dibawah sinar matahari.

5. Simpan dengan Cara Digantung

Cara merawat kain beludru yang terakhir ada dari segi penyimpanannya dimana baju jenis ini lebih baik disimpan dengan cara digantung. Saat dilipat, akan ada bagian kain yang tertekuk dan membekas sehingga akan membuat tampilan pakaian jadi kurang maksimal.

Kesimpulan

Itulah beberapa cara merawat kain beludru yang bisa Anda jadikan referensi. Sudahkah Anda merawat kain beludru tersebut dengan cara yang baik dan benar?