Opens in a new tab
Download Daftar Harga
Disini!

Jersey Custom: Panduan Produksi Desain, Cetak, dan Kain

Last Update: 03/08/2026
Bagikan

Tim futsal yang mau bikin jersey biasanya sudah punya gambaran desainnya di kepala. Yang sering jadi kendala justru hal-hal teknis yang tidak terpikirkan sebelumnya: file desainnya harus format apa, kainnya pilih yang mana, dan berapa lama produksinya.

Kalau juragan menerima order jersey custom, memahami seluruh alur kerjanya membantu mengelola ekspektasi pemesan sekaligus menghindari revisi yang sebenarnya bisa dicegah.

Alur Kerja Produksi Jersey Custom

Urutan tahapan yang umum dipakai konveksi jersey, sejak pemesan pertama kali menghubungi sampai jerseynya selesai dikirim:

  1. Konsultasi awal. Pemesan menyampaikan jumlah, ukuran, deadline, dan gambaran desain. Di tahap ini juga ditentukan jenis kain dan teknik cetak yang dipakai.
  2. Desain dan mockup. Tim desain membuat visual jersey lengkap dengan penempatan logo, nomor, dan nama. Pemesan menyetujui mockup sebelum produksi dimulai.
  3. Persiapan file cetak. File desain disiapkan sesuai spesifikasi teknis โ€” ukuran sesungguhnya, resolusi cukup, dan mode warna yang tepat.
  4. Cetak kain. Desain dicetak ke kain sesuai teknik yang dipilih, biasanya sublimasi untuk jersey polyester.
  5. Cutting dan jahit. Kain yang sudah dicetak dipotong sesuai pola per ukuran, lalu dijahit menjadi jersey utuh.
  6. Quality control dan pengiriman. Pemeriksaan hasil cetak, jahitan, dan kelengkapan ukuran sebelum dikirim ke pemesan.

Total waktu produksi bervariasi tergantung jumlah dan kompleksitas desain. Order puluhan potong dengan desain sederhana biasanya lebih cepat dibanding order ratusan potong dengan banyak variasi nama dan nomor.

Menyiapkan File Desain yang Siap Cetak

meja kerja desain jersey dengan mockup di layar dan kain jersey putih

Ini bagian yang paling sering menimbulkan bolak-balik revisi. Beberapa hal yang perlu dipastikan sebelum file diserahkan ke bagian produksi:

Ukuran file sesuai ukuran cetak sesungguhnya

File desain sebaiknya dibuat dalam ukuran sebenarnya, bukan diperkecil lalu diperbesar saat cetak. Desain yang diperbesar dari ukuran kecil akan terlihat pecah, terutama di bagian garis tipis dan teks kecil seperti nama pemain.

Resolusi minimal 300 DPI

Untuk hasil cetak yang tajam, resolusi 300 DPI pada ukuran sebenarnya jadi standar umum. Resolusi di bawah itu masih bisa dicetak, tapi detail halus seperti logo dengan garis tipis akan terlihat kurang bersih.

Mode warna CMYK, bukan RGB

Warna yang terlihat di layar memakai mode RGB, sementara proses cetak memakai CMYK. Kalau file diserahkan dalam RGB, warna hasil cetak bisa bergeser dari yang diharapkan โ€” biasanya jadi lebih kusam, terutama untuk warna cerah seperti hijau neon atau biru terang.

Desain di-mirror untuk sublimasi

Khusus untuk teknik sublimasi, desain dicetak ke kertas transfer lalu dipindahkan ke kain, sehingga hasilnya terbalik. File perlu di-mirror lebih dulu supaya teks dan logo tidak tercetak terbalik. Kesalahan ini paling sering terjadi pada order pertama konveksi yang baru mulai memakai sublimasi.

Sisakan margin di area jahitan

Desain yang mepet ke tepi pola berisiko terpotong saat cutting atau tertutup jahitan. Sisakan margin aman beberapa sentimeter dari garis pola, terutama untuk elemen penting seperti logo sponsor atau nomor punggung.

Teknik Cetak untuk Jersey

Untuk jersey berbahan polyester, sublimasi jadi teknik yang paling umum dipakai karena tintanya meresap ke serat sehingga tidak terasa di permukaan dan tidak bisa mengelupas. Nama dan nomor punggung sering ditambahkan dengan polyflex karena hasilnya lebih solid dan tepiannya rapi.

Untuk jersey dengan desain penuh yang menutupi seluruh permukaan, sublimasi jadi satu-satunya pilihan yang masuk akal. Teknik lain seperti sablon manual atau DTF punya batas area cetak, sehingga desain yang membentang dari jahitan ke jahitan sulit dikerjakan tanpa sambungan yang terlihat.

Pembahasan lengkap kedelapan teknik cetak beserta kain yang cocok untuk masing-masing sudah dibahas di artikel tersendiri.

๐Ÿ“– Perbandingan lengkap teknik cetak: Jenis Sablon Kaos: 8 Teknik, Kelebihan, dan Kain yang Cocok

๐Ÿ“– Detail teknik sublimasi: Sublimasi Adalah: Pengertian, Cara Kerja, dan Kain Terbaik

Memilih Kain untuk Jersey Custom

Kain jersey untuk produksi custom harus memenuhi dua syarat sekaligus: nyaman dipakai bergerak aktif, dan kompatibel dengan teknik cetak yang dipilih. Untuk sublimasi, kainnya wajib polyester dengan warna dasar putih atau terang.

PertimbanganKenapa penting
Komposisi 100% polyesterSyarat mutlak sublimasi. Campuran katun bikin warna hasil cetak pudar
Gramasi 150โ€“160 gsmCukup kuat untuk aktivitas olahraga tanpa terasa berat
Warna dasar putih atau terangSublimasi tidak bisa mencetak warna putih
Konstruksi tubularTanpa jahitan samping, lebih nyaman saat bergerak aktif
Ketersediaan warnaUntuk order bertahap, pastikan warna dasar tersedia konsisten

Kain Brizfit dari Weva Textile memenuhi seluruh syarat di atas. Komposisinya 100% polyester dengan gramasi 150โ€“160 gsm, konstruksi 36 inch tubular, dan tersedia lebih dari 40 pilihan warna dasar. Fitur UV & Color Protection-nya membantu menjaga warna hasil sublimasi tetap cerah meski jersey sering dipakai main di bawah matahari.

๐Ÿ“– Kenali Brizfit: Apa Itu Brizfit? Kain Activewear Generasi Terbaru dari Weva Textile

๐Ÿ“– Jenis jersey lainnya: Bahan Jersey: 10+ Jenis, Karakteristik, GSM, Harga dan Tips Memilih

๐Ÿ“– Arti konstruksi tubular: Kain Tubular vs Open Width: Mana Efisien untuk Konveksi?

Menentukan Ukuran untuk Order Tim

Ukuran jersey olahraga tidak seragam antar produsen. Jersey ukuran L dari satu konveksi bisa terasa seperti M di konveksi lain, terutama untuk potongan yang mengikuti tren slim fit atau oversize.

Cara paling aman untuk order tim adalah menyediakan size chart dengan ukuran sebenarnya dalam sentimeter, bukan cuma label S sampai XXL. Cantumkan lebar dada, panjang badan, dan panjang lengan supaya anggota tim bisa mengukur sendiri jersey yang biasa dipakai lalu mencocokkannya.

Untuk tim yang anggotanya tersebar di beberapa kota, mengirim satu potong sample untuk diedarkan biasanya tidak praktis. Alternatifnya, minta anggota mengukur jersey lama mereka lalu cocokkan ke size chart. Cara ini jauh lebih akurat dibanding menebak ukuran berdasarkan tinggi dan berat badan saja.

Sisakan juga beberapa potong ekstra di ukuran yang paling banyak dipesan. Ini berguna kalau ada anggota yang ukurannya kurang pas atau ada penambahan anggota mendadak sebelum turnamen dimulai.

Yang Perlu Disiapkan Pemesan Sebelum Order

Konveksi bisa memproses order lebih cepat kalau pemesan sudah menyiapkan informasi ini dari awal:

  1. Jumlah total beserta rincian ukuran per size. Sebutkan berapa potong untuk masing-masing S, M, L, dan XL, jangan cuma total keseluruhan.
  2. Daftar nama dan nomor kalau jersey akan dipersonalisasi, sudah dalam bentuk tabel atau spreadsheet.
  3. File logo dalam format vektor kalau ada, karena logo vektor bisa diperbesar tanpa kehilangan ketajaman.
  4. Referensi warna yang jelas, idealnya kode warna atau contoh visual, bukan sekadar deskripsi seperti \”biru tua\”.
  5. Deadline yang realistis, mempertimbangkan waktu revisi desain dan pengiriman.

Pertimbangan Jumlah dan Biaya Produksi

Biaya per potong jersey custom turun cukup jauh seiring bertambahnya jumlah order. Penyebabnya sederhana: biaya persiapan desain dan setup cetak relatif tetap, jadi semakin banyak potong yang dibagi biaya itu, semakin murah per potongnya.

Untuk tim kecil di bawah sepuluh orang, biaya per potong biasanya terasa lebih tinggi. Beberapa tim menyiasati ini dengan bergabung bersama tim lain dalam satu batch produksi, terutama kalau desainnya mirip dan cuma beda warna atau logo.

Hal lain yang mempengaruhi biaya adalah tingkat personalisasi. Jersey dengan nama dan nomor berbeda per anggota butuh penanganan per potong, sementara jersey dengan desain identik untuk semua ukuran bisa diproses lebih efisien. Kalau anggaran terbatas, mengurangi personalisasi jadi cara paling efektif menekan biaya tanpa mengorbankan kualitas kain.

Kesalahan yang Sering Terjadi

Ukuran jersey tidak dicoba dulu

Ukuran jersey olahraga berbeda antar produsen. Untuk order tim, sebaiknya minta sample satu potong dulu untuk dicoba beberapa anggota, supaya tidak ada yang kesulitan ukuran setelah semua diproduksi.

Desain disetujui tanpa melihat mockup ukuran sebenarnya

Desain yang terlihat bagus di layar kadang berbeda proporsinya saat sudah jadi jersey. Minta mockup yang menunjukkan penempatan elemen desain di ukuran sesungguhnya sebelum produksi dimulai.

Order bertahap tanpa memastikan stok kain

Tim yang menambah anggota di tengah musim sering order jersey tambahan beberapa bulan kemudian. Kalau warna kain yang dipakai sudah tidak tersedia, jersey tambahan bisa berbeda warna dari batch pertama. Untuk tim yang berencana menambah anggota, menyimpan stok kain cadangan sejak order pertama menghindari masalah ini.

Menyerahkan file desain hasil tangkapan layar

File hasil screenshot atau gambar yang diunduh dari media sosial punya resolusi rendah dan sudah terkompresi. Hasil cetaknya akan terlihat pecah, terutama pada logo dengan garis tipis. Minta file asli dari perancang desainnya, idealnya dalam format vektor.

Deadline yang tidak memperhitungkan waktu revisi

Pemesan sering menghitung deadline berdasarkan waktu produksi saja, lupa bahwa tahap desain dan persetujuan mockup juga butuh waktu. Untuk order jersey tim menjelang turnamen, sisakan waktu ekstra untuk kemungkinan revisi desain yang memakan beberapa hari.

Order Kain untuk Jersey Custom

Weva Textile menyediakan Brizfit dalam lebih dari 40 pilihan warna, dengan spesifikasi yang sesuai untuk sublimasi jersey custom.

Juragan bisa konsultasi jumlah dan warna yang dibutuhkan, tim kami bantu cek ketersediaan stok untuk order bertahap. Juragan bisa minta sample atau beli eceran dulu untuk uji cetak, sebelum order dalam jumlah besar.