
Beludru adalah salah satu jenis kain yang cukup populer dan banyak digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai jenis pakaian. Untuk Anda yang penasaran dengan jenis kain satu ini, yuk simak pengertian, asal usul, dan juga jenis kain beludru pada ulasan di bawah ini!
Pengertian Kain Beludru
Beludru adalah jenis kain yang memiliki permukaan bulu yang halus dan rata. Kain beludru bisa terbuat dari bahan sintetis ataupun bahan alami dari serat sutra. Kain ini juga disebut sebagai kain velvet lho. Di zaman dulu, kain beludru tradisional terbuat dari serat khusus yakni sutera asli. Dalam proses pembuatannya pun banyak membutuhkan benang sutera sehingga harganya sangatlah mahal.
Jadi, tidak semua kalangan bisa menggunakan kain ini, hanya kalangan bangsawanlah yang bisa membeli dan menggunakan kain bludru tersebut. Namun, di zaman modern ini banyak kain beludru yang terbuat dari bahan sintetis sehingga harganya lebih murah. Banyak pula orang yang bisa menggunakan kain beludru sintetis ini sehingga penggunaannya tak terbatas pada 1 jenis kalangan saja.
Baca Juga : Punya Kain Beludru? Ini Cara Merawatnya dengan Benar
Asal Muasal Kain Beludru
Kain beludru adalah salah satu kain populer yang terkenal dengan kemewahannya, apalagi yang terbuat dari serat sutra asli. Lalu, pernahkah Anda bertanya-tanya mengenai asal muasal kain satu ini? Ditilik dari sejarahnya, kain ini berasal dari Budaya Timur. Hal ini dibuktikan dengan adanya penemuan banyak kain beludru di sekitar China. Kain ini diprediksi sudah ada sejak zaman dinasti kerajaan China, yang usianya sudah sangat tua.
Masyarakat China sendiri menyebut beludru berbahan sutra asli dengan julukan “Quirong Jin”. Sementara itu, bangsa yang mulai memproduksi beludru untuk pertama kalinya adalah Bangsa Mesir. Semenjak saat itulah, bangsa Eropa mulai tertarik menggunakan bahan ini karena keindahannya.
Akhirnya kain beludru mulai banyak diperdagangkan di sepanjang Jalan Sutera. Industri beludru pertama kali di Eropa pun muncul di Italia. Dari segi proses, pembuatan kain beludru adalah serangkaian proses rumit dan dilakukan menggunakan mesin khusus. Setelah jadi kain, bulu-bulu di permukaan beludru pun harus dipotong sama rata. Lalu, kain tersebut akan mulai diwarnai.
Jenis Kain Beludru
Berdasarkan Bahan Pembuatnya
1. Beludru Sutra
Beludru sutra terbuat dari serat sutra asli, dibandingkan jenis beludru lainnya kain beludru inilah yang harganya paling mahal, dan memiliki tekstur paling lembut dan halus. Kain beludru ini akan sangat cocok dijadikan sebagai dress yang glamour dan mewah.
2. Beludru Katun
Beludru yang terbuat dari serat katun, kain ini lebih berat dan tebal dibandingkan beludru sutra. Ia juga melar dan permukaannya tidak terlalu mengkilap, cocok dijadikan sebagai jaket ataupun produk pelapis garmen.
3. Beludru Rayon-Nylon
Terbuat dari campuran bahan rayon dan Nylon. Bahannya ringan dan transparan, cocok dijadikan sebagai bahan rok, celana, atau pakaian.
4. Beludru Microfiber
Terbuat dari 100% serat micro polyester, sifat bahannya anti air, tahan noda, dan mudah dibersihkan. Cocok untuk dibuat baju santai.
5. Beludru Stretch
Terbuat dari campuran material spandex dan polyester. Bisa meregang hingga 50% dan mudah dibersihkan.
Berdasarkan Teksturnya
1. Beludru Potong
Memiliki tekstur kain yang unik dengan pemotongan bulu khusus sehingga membentuk motif yang unik.
2. Beludru Kusut tau Crinkle Velvet
Jenis kain beludru yang memiliki pola timbul dengan permukaan tak beraturan dengan kilau dan kesan mewah yang indah. Cocok dijadikan syal atau blus.
3. Beludru Panne atau Panne Velvet
Terbuat dari berbagai jenis serat, bisa meregang, dan lebih panjang dibandingkan jenis beludru lainnya.
4. Beludru Emboss
Dibuat dengan teknik emboss untuk menciptakan pola yang timbul pada permukaan kain dengan cetakan besi khusus yang ditempelkan ke permukaan kain.
Baca Juga : 10 Jenis Kain Beludru yang Perlu Kamu Ketahui
5. Beludru Sifon
Jenis beludru yang memiliki sifat transparan dan ringan, mirip dengan kain sifon. Cocok dijadikan sebagai dress dengan tambahan furing di bagian dalam supaya tak menerawang.
6. Velveteen
Jenis bahan yang memiliki tampilan mirip dengan beludru dan memiliki panjang bulu sekitar 3 mm.
7. Beludru Plush
Jenis kain beludru dengan panjang bulu sampai 5 mm, kerap digunakan sebagai bahan untuk membuat selimut.

