
Bahan ripstop adalah kain dengan tekstur kotak-kotak khas yang dirancang secara khusus agar tidak mudah robek. Kain ini tergolong kain tenun yang diperkuat dengan teknik crosshatch stitch (tenunan silang balik), menghasilkan pola grid kecil berukuran 5mm hingga 8mm di seluruh permukaan kain. Kalau kain biasa robek di satu titik, sobekannya bisa melebar. Pada ripstop, benang penguat di pola grid-nya menahan sobekan agar tidak menyebar — inilah asal nama “rip-stop” (menghentikan robekan).
Awalnya ripstop dikembangkan untuk keperluan militer dan parasut, namun sekarang penggunaannya jauh lebih luas — mulai dari seragam kerja, jaket outdoor, tenda, tas ransel, hingga hammock. Artikel ini membahas semua jenis kain ripstop yang tersedia, karakteristiknya, kelebihan dan kekurangan, serta rekomendasi produk ripstop dari Weva Textile
Baca Juga : Mengenal Lebih Dalam tentang Kain Parasut dan Jenisnya
Karakteristik Bahan Ripstop
Sebelum memilih jenis ripstop yang tepat, juragan perlu memahami dulu karakter dasar yang dimiliki semua kain ripstop — terlepas dari bahan baku pembuatnya:
- Motif permukaan kotak-kotak (grid pattern) — ini ciri khas paling mudah dikenali. Semua kain ripstop punya tekstur kotak-kotak yang terbentuk dari benang penguat. Jika tidak ada pola grid, bukan ripstop.
- Serat rapat dan kuat — meskipun beberapa jenis relatif tipis, teknik tenunan silang balik membuat rajutan benang rapat sehingga kain tidak mudah robek. Robekan kecil akan tertahan oleh benang penguat sebelum melebar.
- Water repellent (menolak air) — rajutan yang rapat membuat air sulit meresap. Namun ripstop bukan waterproof — pada hujan deras dalam waktu lama, air masih bisa tembus. Untuk waterproof sejati, butuh ripstop yang diberi coating tambahan (seperti ripstop parasut).
- Ringan dan cepat kering — kebanyakan jenis ripstop memiliki gramasi ringan hingga sedang (80-200 gsm), sehingga nyaman dipakai dan tidak membatasi gerak. Setelah terkena air, kain cepat kering dibanding kain berbasis katun.
- Tahan abrasi — permukaan ripstop tahan terhadap gesekan, sehingga cocok untuk aktivitas outdoor yang kasar seperti mendaki, berkemah, atau pekerjaan lapangan.

Baca Juga: Panduan Merawat dan Mencuci Produk Berbahan Kain Ripstop
Jenis Kain Ripstop yang Sering Digunakan
Kain ripstop tidak hanya terbuat dari satu bahan. Beberapa jenis memiliki bahan dasar yang berbeda, menghasilkan karakter dan penggunaan yang berbeda pula. Berikut 7 jenis kain ripstop yang perlu juragan ketahui:
|
Jenis Ripstop |
Bahan Baku |
Water Repellent |
Gramasi |
Cocok Untuk |
|
Ripstop TR |
Teteron + Rayon |
Rendah |
Sedang |
Seragam PDL/PDH, celana cargo, totebag |
|
Ripstop Parasut |
Nylon + Polypropylene |
Tinggi (ada coating) |
Ringan |
Jaket anti air, tenda, cover mobil, tas ransel |
|
Ripstop Polyester |
Polyester + Cotton |
Sedang |
Sedang |
Seragam, celana, kanopi (di bawah TR) |
|
Ripstop Nylon |
Nylon 100% |
Tinggi |
Ringan |
Kanopi, bean bag, perlengkapan outdoor ringan |
|
Ripstop Poplin |
Cotton 100% |
Rendah |
Ringan-Sedang |
Seragam militer, kemeja taktikal (adem, nyerap keringat) |
|
Ripstop Canvas |
Canvas + benang penguat |
Sedang |
Tebal |
Tas, celana, totebag heavy-duty |
|
Baby Ripstop (Weva) |
Nylon campuran |
Sedang-Tinggi |
Ringan |
Jaket ringan, inner layer, produk fashion outdoor |
1. Kain Ripstop TR
Jenis ini memiliki fungsi yang sama dengan kain drill. Terbuat dari campuran serat Teteron dan Rayon, karena itu penamaannya juga singkatan dari nama bahan tersebut. Jenis ripstop TR cocok untuk membuat seragam kerja PDL, PDH, celana cargo, totebag, dll.
2. Ripstop Parasut
Bahan ripstop parasut terbuat dari campuran serat nilon dan polypropylene. Dan terdapat lapisan coating anti air pada bagian belakang kain. Karena itu kain ini bersifat water repellent (menolak air dan mengalirkannya seperti sifat daun talas). Kain ini cocok untuk bahan membuat jaket anti air, tenda, beanbag, cover mobil, tas ransel, dll.
3. Ripstop Polyester
Sesuai namanya jenis ripstop ini terbuat dari serat polyester yang dicampur serat cotton. Jenis ini sama dengan kain ripstop TR, biasanya dipakai untuk bahan seragam, celana, dan kanopi. Namun dengan kualitas di bawah ripstop TR.
4. Ripstop Nilon
Bahan dasarnya dari benang nilon. Memiliki sifat menolak air dan air tidak mudah meresap. Kelebihan lainnya adalah kain ini cukup lentur sehingga bisa dipakai untuk membuat kanopi dan bean bag.
5. Ripstop Poplin
Kain ripstop poplin awalnya digunakan untuk seragam militer. Tidak hanya untuk baju, namun juga tas yang dipakai prajurit. Namun sekarang penggunaannya lebih luas dan tidak terbatas untuk militer. Jenis ripstop poplin terbuat dari 100% serat cotton / katun. Kain ini mudah menyerap keringat dan tidak membuat gerah.
6. Ripstop Canvas
Sama persis dengan bahan can vas lain namun dengan tekstur pemukaan kain kotak-kotak. Jenis ini cenderung tebal dan sangat awet dipakai. Cocok untuk dijadikan tas dan celana. Sedangkan untuk dijadikan baju terlalu tebal dan kurang cocok.
7. Baby Ripstop (BONUS)
Baby Ripstop adalah produk ripstop keluaran Weva Textile yang masuk dalam kategori kain parasut. Karakteristiknya: ringan, lembut, dan punya pola grid ripstop yang lebih halus dibanding ripstop konvensional. Cocok untuk produksi jaket ringan, inner layer, dan produk fashion outdoor yang butuh tampilan sporty tapi tetap nyaman. Tersedia dalam berbagai pilihan warna di toko Weva Textile.
Baca Juga : Kelebihan Kain Ripstop untuk Perlengkapan Kemah dan Tenda
Kelebihan dan Kekurangan Bahan Ripstop
Kelebihan Bahan Ripstop:
- Sangat kuat dan tidak mudah robek — robekan kecil tertahan oleh benang penguat grid
- Motif kotak-kotak yang unik dan mudah dikenali — memberi kesan sporty dan taktikal
- Air tidak mudah merembes (water repellent), terutama jenis parasut dan nylon
- Ringan dan cepat kering — nyaman untuk aktivitas outdoor
- Tahan abrasi dan gesekan, cocok untuk medan berat
- Tersedia dalam berbagai jenis dan bahan baku sesuai kebutuhan
Kekurangan Bahan Ripstop:
- Sirkulasi udara kurang baik — kecuali jenis ripstop poplin yang berbasis katun
- Ripstop nylon kurang tahan sinar UV dalam jangka panjang — warna bisa berubah kekuningan
- Bahan sintetis (nylon, polyester) terasa kurang lembut dibanding katun — tapi bisa diatasi dengan memilih jenis poplin atau TR
- Beberapa jenis ripstop sintetis kurang ramah lingkungan — namun saat ini sudah tersedia opsi recycled polyester
Ripstop Vs Drill
Kain ripstop dan drill sama-sama bisa dipakai untuk seragam. Tapi secara fungsi, ripstop lebih serbaguna — bisa juga jadi bahan tas, kanopi, beanbag, dan perlengkapan outdoor. Dari segi tekstur, kain drill bergaris miring (diagonal weave), sedangkan ripstop bertekstur kotak-kotak.
Jika juragan ingin membuat seragam kantor atau celana formal yang tampilan rapinya penting, drill lebih cocok. Tapi untuk produk outdoor, seragam lapangan, atau apa pun yang butuh ketahanan terhadap robekan dan cuaca, ripstop jelas lebih unggul.
Baca Juga: Bahan Ripstop vs Drill, Mana yang Lebih Cocok untuk Kebutuhanmu?
Penggunaan Bahan Ripstop dalam Berbagai Industri
Pemanfaatan kain ripstop tidak terbatas pada pakaian. Berikut beberapa industri dan produk yang sering menggunakan bahan ripstop:
Seragam dan Pakaian Kerja
- Seragam militer (PDL, PDH) — jenis ripstop TR dan Poplin
- Kemeja taktikal dan rompi lapangan
- Celana cargo untuk pekerja outdoor
- Seragam PDL satpam, security, dan petugas lapangan
Perlengkapan Outdoor
- Tenda dan flysheet camping — jenis ripstop parasut (waterproof coating)
- Hammock dan sleeping bag
- Ransel dan tas hiking
- Kanopi dan cover peralatan outdoor
Fashion dan Produk Sehari-hari
- Jaket ringan dan windbreaker — jenis Baby Ripstop
- Totebag dan tas harian
- Beanbag dan bantal outdoor
- Cover mobil dan motor
Baca Juga: Mengenal Kain Ripstop dalam Peralatan Camping dan Mendaki
Harga Kain Ripstop
Harga kain ripstop bervariasi tergantung jenis bahan baku dan proses pembuatannya. Secara umum, ripstop berbasis katun (poplin, TR) cenderung lebih mahal dibanding ripstop sintetis (polyester, nylon). Ripstop parasut yang dilengkapi coating anti air juga biasanya di kisaran harga menengah.
Harga kain bisa berubah sewaktu-waktu tergantung ketersediaan bahan baku dan kondisi pasar. Untuk mendapatkan harga terbaru dan paling akurat dari Weva Textile, juragan bisa langsung cek di halaman Daftar Harga Kain Weva Textile atau menghubungi admin via WhatsApp untuk penawaran khusus grosir.
Rekomendasi Kain Ripstop dari Weva Textile
Weva Textile menyediakan beberapa varian kain ripstop untuk berbagai kebutuhan produksi juragan:
|
Produk Akhir |
Jenis Ripstop Rekomendasi |
Produk Weva |
Alasan |
|
Seragam PDL / PDH / cargo |
Ripstop TR |
Ripstop TR Weva |
Adem, kuat, tampilan profesional |
|
Jaket anti air / windbreaker |
Ripstop Parasut |
Baby Ripstop |
Coating anti air + ringan |
|
Tenda / flysheet camping |
Ripstop Parasut |
Baby Ripstop / custom |
Waterproof, ringan, cepat kering |
|
Totebag / tas harian |
Ripstop Canvas |
Ripstop Canvas Weva |
Tebal, sangat awet, tampilan sporty |
|
Jaket fashion ringan |
Ripstop Parasut |
Baby Ripstop |
Halus, modern, variasi warna |
|
Kanopi / cover outdoor |
Ripstop Nylon |
Konsultasi admin |
Lentur, tahan tarik, water repellent |
Untuk konsultasi dan pemesanan, juragan bisa langsung datang ke toko Weva Textile di Jl. Kapasan No. 55B dan 53D Surabaya, atau hubungi admin via WhatsApp. Sample kain tersedia untuk membantu juragan memastikan pilihan sebelum order dalam jumlah besar.
Frequently Asked Question (FAQ)
Apa itu bahan ripstop?
Bahan ripstop adalah kain tenun yang diperkuat dengan teknik crosshatch stitch (tenunan silang balik), menghasilkan pola kotak-kotak kecil di permukaannya. Teknik ini membuat kain sangat tahan terhadap robekan — jika terjadi sobek di satu titik, benang penguat akan menahan agar sobekan tidak melebar. Nama “rip-stop” sendiri berasal dari fungsi ini: menghentikan (stop) robekan (rip).
Apakah kain ripstop tahan air?
Tidak semua jenis kain ripstop tahan air. Ripstop biasa (TR, polyester, canvas) hanya bersifat water repellent — menolak cipratan air ringan tapi masih bisa tembus saat hujan. Untuk ketahanan air yang lebih tinggi, pilih ripstop parasut yang memiliki lapisan coating anti air di bagian belakang kain. Meski begitu, ripstop parasut pun bersifat water repellent (menolak air), bukan waterproof (anti air 100%).
Apakah ripstop panas saat dipakai?
Tergantung jenisnya. Ripstop dari bahan sintetis (nylon, polyester) memang sirkulasi udaranya kurang baik sehingga bisa terasa hangat di cuaca tropis. Tapi ripstop poplin yang terbuat dari 100% katun justru adem dan menyerap keringat dengan baik. Ripstop TR (teteron-rayon) juga tergolong nyaman karena campuran serat rayon-nya membantu menyerap kelembapan.
Apa bedanya ripstop dengan kain drill?
Keduanya sama-sama bisa untuk seragam, tapi punya perbedaan mendasar. Kain drill punya tekstur garis miring (diagonal), sedangkan ripstop bertekstur kotak-kotak (grid). Dari segi fungsi, ripstop lebih serbaguna karena bisa dipakai untuk perlengkapan outdoor, tas, dan produk anti-robekan. Drill lebih cocok untuk seragam formal yang mengutamakan tampilan rapi. Perbandingan lengkapnya bisa dibaca di artikel Bahan Ripstop vs Drill.
Berapa harga kain ripstop?
Harga bervariasi tergantung jenis dan bahan baku. Secara umum, ripstop katun (poplin, TR) lebih mahal dibanding ripstop sintetis (polyester, nylon). Untuk harga terbaru dan paling akurat, juragan bisa cek langsung di halaman Daftar Harga Kain Weva Textile atau hubungi admin via WhatsApp.
Bagaimana cara merawat kain ripstop?
Cuci dengan air dingin atau suhu rendah, hindari penggunaan pemutih. Jangan diperas terlalu kuat — cukup peras ringan lalu jemur di tempat teduh. Untuk ripstop parasut yang punya coating, hindari setrika langsung di permukaan coating. Panduan lengkap perawatan bisa dibaca di artikel Panduan Merawat dan Mencuci Produk Berbahan Kain Ripstop.



