Opens in a new tab
Download Daftar Harga
Disini!

Ini Rekomendasi Furing untuk Kebaya yang Bagus dan Adem

Last Update: 22/12/2025
Bagikan

Ini Rekomendasi Furing untuk Kebaya yang Bagus dan Adem

Jika Anda memiliki melihat bahan kain kebaya, bagian pinggirannya mudah terurai dan bahan cenderung transparan. Anda akan membutuhkan lapisan tambahan pada bagian dalam baju yang disebut kain furing. Selain berfungsi sebagai pelapis agar tidak transparan, furing menjadikan kebaya Anda lebih mudah dipakai dan dilepas. Dan kain furing ini banyak sekali jenisnya mulai dari bahan katun sampai polyester. Agar tidak salah pilih, berikut ini adalah rekomendasi furing untuk kebaya yang bagus dan adem. 

Apa Itu Furing Kebaya? 

Dilansir dari wikipedia, kebaya adalah salah satu pakaian tradisional Indonesia dan paling banyak dipakai di Pulau Jawa. Pakaian ini sering dipakai pada acara tertentu seperti pernikahan atau hari nasional. Kebaya terbuat dari kain tile atau brokat yang relatif terawang dan pinggiran yang mudah terurai. Maka dari itu pembuatannya dibutuhkan lapisan kain lain pada bagian dalamnya. Kain pelapis inilah yang dinamakan furing.

Baca Juga : Ragam Jenis Furing yang Perlu Kamu Ketahui

Karakteristik Umum Furing 

Kain furing kebaya banyak jenisnya. Bahan dan harganya juga bervariasi. Berikut ini adalah karakteristik umum yang dimiliki kain furing. 

  • Ringan
    Kain furing harusnya ringan agar tidak menambah berat pakaian. Pakaian yang terlalu berat akan membuat tidak nyaman. 
  • Halus
    Karena kain furing bersentuhan langsung dengan kulit, furing yang baik memiliki tekstur yang halus. Agar tidak menyebabkan iritasi sebaiknya Anda memilih furing berbahan katun. 
  • Mudah Menyerap Keringat
    Furing adalah lapisan kain yang bersentuhan langsung dengan kulit. Jika tidak bisa menyerap keringat dengan baik tentunya pakaian akan menjadi tidak nyaman. 
  • Mudah Dibentuk
    Karakteristik selanjutnya adalah mudah dibentuk. Kain mudah dibentuk mengikuti pola busana dan kainnya mudah melekat pada kain utama bahan baju.
Karakteristik kain furing
karakteristik bahan furing

Beberapa Model Kebaya dengan Kain Furing

Baju kebaya juga memiliki banyak sekali model. Berikut adalah beberapa model kebaya yang menggunakan kain furing. 

Kebaya Encim

Model kebaya ini dulunya banyak dipakai wanita Tionghoa. Ujung bawahnya runcing dan bagian lipatan leher yang lebih sempit. Dan kebaya encim biasanya memakai bahan kain brokat atau bahan bordir sehingga membutuhkan furing tambahan. 

Kebaya Kartini 

Kebaya model Kartini awalnya dipakai Ibu R.A Kartini. Dan model kebaya ini populer setelah beliau wafat dan dipakai untuk mengenang jasa beliau. Panjang kebaya bagian depan dan belakang sama. Dan umumnya pilihan warnanya putih atau warna pastel lainnya. Agar tidak menerawang saat dipakai, lapisan kain furing perlu ditambahkan. Selain itu lapisan furing berfungsi agar lekukan tubuh tidak terlalu terlihat. 

Kebaya Bali 

Dikenal erat sebagai baju adat masyarakat Bali, dan sering dipakai untuk pakaian sehari-hari. Ada juga model yang dipakai saat upacara adat dan acara resmi. Modelnya sebagian besar mirip dengan kebaya Jawa. Bedanya, kebaya Bali menggunakan tambahan selendang yang diikatkan pada bagian pinggang. Bahannya juga sama dengan kebaya Jawa yaitu kain brokat atau tule. Karena itu model kebaya ini juga menggunakan tambahan kain furing. 

Selain 3 model kebaya di atas, masih banyak juga model kebaya lainnya yang menggunakan kain furing. Pada dasarnya hampir semua jenis model kebaya memakai bahan furing. Selain agar tidak menerawang, pemakaian kebaya juga menjadikan kebaya terkesan anggun dan elegan. 

contoh model-model kebaya
contoh model kebaya

Rekomendasi Jenis Kain yang Bagus 

Setiap jenis furing memiliki kelebihan dan kekurangan, berikut ini adalah rekomendasi furing untuk kebaya yang bagus dan adem. 

1. Errow / Hero 

Salah satu jenis furing yang banyak mengandung serat katun/cotton. Seperti halnya jenis kain katun lain, furing hero mampu menyerap keringat dengan baik. Selain itu juga adem dan lembut, tidak menyebabkan iritasi pada kulit. Namun permukaan furing ini sedikit berbulu dan tidak selicin jenis furing lainnya.  

2. Kain Satin Silk 

Jenis furing yang licin dan mengkilap seperti kain satin silk memberikan kesan mewah pada baju. Bahannya juga jatuh dan mudah dibentuk mengikuti pola kebaya. Selain itu furing berfungsi untuk lebih memperjelas motif pada kain brokat kebaya. Sekilas kain satin mirip seperti sutra, namun bahan dasarnya berbeda. Jika kain sutra terbuat dari serat alami, satin silk terbuat dari serat sintetis yang menyerupai sutra. Karakteristik kain ini halus, ringan, dan permukaan mengkilap. 

3. Chiffon / Sifon 

Kain ini bisa terbuat dari serat katun, rayon, sutra, atau nilon. Memiliki karakteristik yang hampir sama dengan satin silk, namun jenis kain ini memiliki bahan dasar dengan kualitas yang lebih bagus. Furing ini cocok untuk kebaya karena mudah dibentuk dan tidak mudah berkerut / kusut. Jenis sifon sutra termasuk ke dalam golongan furing premium. Namun sutra sifon lebih mudah kusut daripada jenis sifon lain.  

4. Asahi 

Dibuat dengan teknik silang polos yang membuat karakteristik kain asahi cenderung tipis dan mengkilap. Kain asahi lebih ringan daripada kain arrow. Dan juga harganya lebih rendah karena banyak mengandung serat polyester.  

5. Abutai / Peles 

Jika Anda mencari bahan furing dengan harga terjangkau, abutai adalah pilihan yang tepat. Kain ini terbuat dari full serat sintetis. Selain dipakai untuk furing kebaya, abutai juga umum digunakan untuk pelapis tas, jaket, dan almamater.  

6. Kain Rayon 

Jenis satu ini bisa dibilang terbuat dari serat semi sintetis. Rayon dibuat dari olahan serat kayu. Kain rayon tidak kalah adem dengan kain katun. Karakteristik kain yang ringan dan jatuh, namun relatif tebal dibandingkan kain furing lain. Bahan lemas namun cenderung mudah kusut.

Baca Juga :6 jenis furing yang cocok untuk jaket”

Harga Kain Furing Kebaya 

Beberapa hal dapat mempengaruhi harga pada kain furing kebaya. Contohnya bahan dasar dan kerumitan teknik pemroduksiannya. Umumnya harga bahan termahal adalah bahan sutra, disusul katun dan rayon. Bahan sintetis seperti polyester dan polypropylene memiliki harga lebih murah. Bisa disimpulkan disini bahwa harga kain sifon sutra lebih mahal dari kain asahi. 

Mengacu pada harga marketplace, kain asahi dibanderol di kisaran kurang dari 10.000/meter. Berikut adalah kisaran harga jenis furing kebaya lain yang diambil dari marketplace. Harga relatif dan bisa berubah sewaktu-waktu. 

  • Arrow atau Hero 18.500/meter 
  • Satin Silk 22.000/meter 
  • Sifon Sutra 40.000/meter 
  • Abutai 9.000/meter 

Jika Anda berminat untuk mencoba furing kebaya, bisa dibeli lewat link toko kain berikut : toko kain furing. Jangan lupa share artikel ini ya!